Perkembangan ilmu dan teknologi berkembang begitu pesat, sehingga peralatan menjadi kebutuhan utama dalam setiap pekerjaan yang dilakukan sebagai penunjang dalam upaya meningkatkan produktivitas. Tetapi pada sisi lain peralatan dan teknologi membawa dampak negatif, artinya jika pekerja kurang waspada berpotensi bahaya/risiko yang dapat mempengaruhi kehidupan pekerja. Bahaya/risiko tersebut adalah kemungkinan terjadinya Penyakit Akibat Kerja (PAK), Kecelakaan Akibat Kerja (KAK) serta menyebabkan kecacatan atau kematian. Antisipasi ini harus dilakukan oleh semua pihak dengan cara penyesuaian antara pekerja, proses kerja dan lingkungan kerja atau disebut sebagai pendekatan ergonomik.
Bagaimanakah
pendapat saudara tentang pendekatan ergonomi, setelah saudara melihat slide
tersebut?
Pendekatan
ergonomik berkaitan erat dengan (1)
permasalahan-permasalahan yang menyangkut dinamika aliran material yang terjadi
di lantai produksi dengan prinsip-prinsip yang terjadi pada saat proses
transformasi/proses nilai tambah dan aliran material yang berlangsung dalam
sistem produksi yang terus berkelanjutan sampai meningkat ke persoalan aliran
distribusi dari produk akhir (output) menuju ke konsumen, (2) dinamika aliran
informasi yang diperlukan dalam proses pengambilan keputusan manajemen
khususnya dalam skala operasional, (3) berkaitan dengan persoalan-persoalan
yang bersifat makro-strategis, yaitu pada persoalan sistem produksi/industri
dan sistem lingkungan yang berpengaruh signifikan terhadap industri itu
sendiri. Ketiga hal tersebut mengarahkan kepada tingkat produktifitas. Dengan
pendekatan ergonomic mencegah terjadinya PAK, KAK, Kecacatan & Kematian
sehingga pekerja dapat dengan aman dan nyaman untuk meningkatkan produktifitas
dan ekonomi.
Selanjutnya klik Topik 8