16 Okt 2015

Ergonomi


Perkembangan ilmu dan teknologi berkembang begitu pesat, sehingga peralatan menjadi kebutuhan utama dalam setiap pekerjaan yang dilakukan sebagai penunjang dalam upaya meningkatkan produktivitas. Tetapi pada sisi lain peralatan dan teknologi membawa dampak negatif, artinya jika pekerja kurang waspada berpotensi bahaya/risiko yang dapat mempengaruhi kehidupan pekerja. Bahaya/risiko tersebut adalah kemungkinan terjadinya Penyakit Akibat Kerja (PAK), Kecelakaan Akibat Kerja (KAK) serta menyebabkan kecacatan atau kematian. Antisipasi ini harus dilakukan oleh semua pihak dengan cara penyesuaian antara pekerja, proses kerja dan lingkungan kerja atau disebut sebagai pendekatan ergonomik.


















Bagaimanakah pendapat saudara tentang pendekatan ergonomi, setelah saudara melihat slide tersebut?
Pendekatan ergonomik berkaitan erat dengan (1) permasalahan-permasalahan yang menyangkut dinamika aliran material yang terjadi di lantai produksi dengan prinsip-prinsip yang terjadi pada saat proses transformasi/proses nilai tambah dan aliran material yang berlangsung dalam sistem produksi yang terus berkelanjutan sampai meningkat ke persoalan aliran distribusi dari produk akhir (output) menuju ke konsumen, (2) dinamika aliran informasi yang diperlukan dalam proses pengambilan keputusan manajemen khususnya dalam skala operasional, (3) berkaitan dengan persoalan-persoalan yang bersifat makro-strategis, yaitu pada persoalan sistem produksi/industri dan sistem lingkungan yang berpengaruh signifikan terhadap industri itu sendiri. Ketiga hal tersebut mengarahkan kepada tingkat produktifitas. Dengan pendekatan ergonomic mencegah terjadinya PAK, KAK, Kecacatan & Kematian sehingga pekerja dapat dengan aman dan nyaman untuk meningkatkan produktifitas dan ekonomi.
Selanjutnya klik Topik 8






52 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Nama : Uyung Nurrohman
    NPM : 15410087P

    Pendekatan ergonomi adalah suatu pendekatan yang berhubungan antara manusia dengan dan elemen-elemen lain dalam suatu sistem dan pekerjaan yang mengaplikasikan teori, prinsip, data dan metode untuk merancang suatu sistem yang optimal, dilihat dari sisi manusia dan kinerjanya.

    BalasHapus
  4. Nama : Dinda Putri Pramezuri
    NPM : 15410030P

    Pendekatan ergonomi adalah suatu pendekatan yang berhubungan antara manusia dengan dan elemen-elemen lain dalam suatu sistem dan pekerjaan yang mengaplikasikan teori, prinsip, data dan metode untuk merancang suatu sistem yang optimal, dilihat dari sisi manusia dan kinerjanya.

    BalasHapus
  5. Dari slide di atas tampak bahwa ergonomi suatu proses kerja harus direncanakan dengan baik dan sistematis. Pendekatan egronomi berdasarkan pada pendekatan kuratif dan konseptual yang dirancang sedemikian rupa hingga menghasilkan konsep egronomi yang khas sesuai dengan jenis kegiatan secara efektif dan efisien, untuk menghindari PAK, KAK, kecacatan, dan kematian pada pekerja, dan meningkatkan produktifitas.

    BalasHapus
  6. Nama : Siti Nurafenda
    NPM : 15410069P

    Pendekatan ergonomi adalah suatu pendekatan yang berhubungan antara manusia dengan dan elemen-elemen lain dalam suatu sistem dan pekerjaan yang mengaplikasikan teori, prinsip, data dan metode untuk merancang suatu sistem yang optimal, dilihat dari sisi manusia dan kinerjanya.

    BalasHapus
  7. Nama : Muhammad Escha Adesha
    NPM : 15410051P

    Pendekatan egronomi berdasarkan pada pendekatan kuratif dan konseptual yang dirancang sedemikian rupa hingga menghasilkan konsep egronomi yang khas sesuai dengan jenis kegiatan secara efektif dan efisien, untuk menghindari PAK, KAK, kecacatan, dan kematian pada pekerja, dan meningkatkan produktifitas.

    BalasHapus
  8. Nama: Hendri
    Npm : 15410037P

    Slide di atas tampak bahwa ergonomi suatu proses kerja harus direncanakan dengan baik dan sistematis. Pendekatan egronomi berdasarkan pada pendekatan kuratif dan konseptual yang dirancang sedemikian rupa hingga menghasilkan konsep egronomi yang khas sesuai dengan jenis kegiatan secara efektif dan efisien, untuk menghindari PAK, KAK, kecacatan, dan kematian pada pekerja, dan meningkatkan produktifitas yang lebih optimal.

    BalasHapus
  9. Trika isnantyas
    15410073P

    Pendekatan egronomi adl aplikasi informasi mengenai keterbatasan-keterbatasan manusia, kemampuan, karakteristik tingkah laku dan motivasi untuk merancang prosedur dan lingkungan tempat aktivitas manusia tersebut sehari-hari. Suatu pendekatan yg berdasarkan pendekatan kuratif dan konseptual, mengarahkan kepada tingkat produktifitas. Dengan pendekatan ergonomic mencegah terjadinya PAK, KAK, Kecacatan & Kematian sehingga pekerja dapat dengan aman dan nyaman untuk meningkatkan produktifitas dan ekonomi.

    BalasHapus
  10. Nama : Lilik Subowo
    NPM : 15410043P

    Ergonomi suatu proses kerja harus direncanakan dengan baik dan sistematis. Pendekatan egronomi berdasarkan pada pendekatan kuratif dan konseptual yang dirancang sedemikian rupa hingga menghasilkan konsep egronomi yang khas sesuai dengan jenis kegiatan secara efektif dan efisien, untuk menghindari PAK, KAK, kecacatan, dan kematian pada pekerja, dan meningkatkan produktifitas yang lebih optimal.

    BalasHapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  12. Fitri Anggraini
    15410035P

    Pendekatan ergonomik merupakan suatu pendekatan yg berdasarkan pendekatan kuratif dan pendekatan konseptual.
    Pendekatan kuratif sasarannya thd kondisi dan lingkungan kerja dengan melakukan prinsip k3 yaitu bekerja dengan aman dan selamat sepeti mengetahui apa pkerjaan yg akan dilakukan, mengetahui bahaya-bahayanya dan tindakan apa yg akan dilakukan. Sedangkan pendekatan konseptual lebih cenderung pada penggunaan tehnologi/mesin industri yg berdampak pd efisien dan produktivitas bagi pekerja shg bisa meningkatkan mutu produk tetapi mempunyai dampak negatif jg seperti percemaran udara, kebisingan dll.

    BalasHapus
  13. Nama : Kartini Roes Karyati
    NPM : 15410040P
    Hadir

    Jawaban:
    Pendekatan egronomi adl aplikasi informasi mengenai keterbatasan-keterbatasan manusia, kemampuan, karakteristik tingkah laku dan motivasi untuk merancang prosedur dan lingkungan tempat aktivitas manusia tersebut sehari-hari. Suatu pendekatan yg berdasarkan pendekatan kuratif dan konseptual, mengarahkan kepada tingkat produktifitas. Dengan pendekatan ergonomic mencegah terjadinya PAK, KAK, Kecacatan & Kematian sehingga pekerja dapat dengan aman dan nyaman untuk meningkatkan produktifitas dan ekonomi.

    BalasHapus
  14. Pendekatan ergonomik merupakan suatu pendekatan yg berdasarkan dengan aturan, dengan ruang lingkup penerapan berupa manusia, alat kerja, dan tempat kerja dimana dilakukan penyesuaian alat dengan manusia, pencegahan kelelahan, pengorganisasian kerja, dan menimbulkan lingkungan kerja yang aman.

    Pendekatan penerapan ergonomi dilakukan dengan pendekatan kuratif dan pendekatan konseptual. Pendekatan kuratif dilakukan pada suatu proses yang sudah atau sedang berlangsung sedangkan pendekatan konseptual merupakan pendektan terhadap sistem yang efektif dan efisien yang berkaitan dengan teknologi

    Dengan kata lain ergonomik adalah Antisipasi yang dilakukan oleh semua pihak dengan cara penyesuaian antara pekerja, proses kerja dan lingkungan kerja sehingga tidak menimbulkan Bahaya/risiko antara lain kemungkinan terjadinya Penyakit Akibat Kerja (PAK), Kecelakaan Akibat Kerja (KAK) serta menyebabkan kecacatan atau kematian

    BalasHapus
  15. Marcilia Oktarini
    NPM 15410045P

    Pendekatan egronomi adl aplikasi informasi mengenai keterbatasan-keterbatasan manusia, kemampuan, karakteristik tingkah laku dan motivasi untuk merancang prosedur dan lingkungan tempat aktivitas manusia tersebut sehari-hari. Suatu pendekatan yg berdasarkan pendekatan kuratif dan konseptual, mengarahkan kepada tingkat produktifitas. Dengan pendekatan ergonomic mencegah terjadinya PAK, KAK, Kecacatan & Kematian sehingga pekerja dapat dengan aman dan nyaman untuk meningkatkan produktifitas dan ekonomi.

    BalasHapus
  16. Wellza Kerinova
    15410075P

    Pendekatan Ergonomi di tempat kerja bertujuan agar pekerja saat bekerja selalu dalam keadaan sehat, nyaman, selamat, produktif dan sejahtera. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, perlu kemauan, kemampuan dan kerjasama yang baik dari semua pihak. Pihak pemerintah dalam hal ini Departemen Kesehatan sebagai lembaga yang bertanggungjawab terhadap kesehatan masyarakat, membuat berbagai peraturan, petunjuk teknis dan pedoman K3 di Tempat Kerja serta menjalin kerjasama lintas program maupun lintas sektor terkait dalam pembinaannya. Ergonomi secara tehnis merupakan bagian dari hygiene kesehatan dan keselamatan kerja. Permasalahan yang berkaitan dengan faktor ergonomi umumnya disebabkan oleh adanya ketidaksesuaian antara pekerja dan lingkungan kerja secara menyeluruh. jika pekerja kurang waspada berpotensi bahaya/risiko yang dapat mempengaruhi kehidupan pekerja. Bahaya/risiko tersebut adalah kemungkinan terjadinya Penyakit Akibat Kerja (PAK), Kecelakaan Akibat Kerja (KAK) serta menyebabkan kecacatan atau kematian.

    BalasHapus
  17. Nama : Eniwati
    NPM : 15410033P

    Pendekatan ergonomik adalah suatu cara untuk penyelarasan antara pekerja proses kerja serta lingkungan tempat bekerja agar dicapai suatu hasil yang diinginkan (produktifitas dapat tercipta ) .Disamping itu juga dengan pendekatan ergonomi dapat mencegah penyakit akibat kerja,kecelakaan akibat kerja bahkan kecacatan dan kematianpun dapat dihindari karena dilakukan secara kuratif dan konseptual..

    BalasHapus
  18. Nama : Prayoga Yushananta
    NPM : 15410056P

    Ergonomi yang berasal dari aturan dan kerja yang berarti ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara manusia, pekerjaan serta lingkungan tempat bekerja dengan cara pendekatan kuratif dan konseptual yang bertujuan mencegah PAK,KAK bahkan kecacatan dan kematian sehingga pekerja dapat bekerja dengan aman dan nyaman dan produktifitaspun dapat meningkat.

    BalasHapus
  19. Pendekatan ergonomik merupakan suatu pendekatan yg berdasarkan dengan aturan, dengan ruang lingkup penerapan berupa manusia, alat kerja, dan tempat kerja dimana dilakukan penyesuaian alat dengan manusia, pencegahan kelelahan, pengorganisasian kerja, dan menimbulkan lingkungan kerja yang aman.

    Pendekatan penerapan ergonomi dilakukan dengan pendekatan kuratif dan pendekatan konseptual. Pendekatan kuratif dilakukan pada suatu proses yang sudah atau sedang berlangsung sedangkan pendekatan konseptual merupakan pendektan terhadap sistem yang efektif dan efisien yang berkaitan dengan teknologi

    BalasHapus
  20. nama : mirza zainunnisa
    npm : 15410048.P
    hadir pak

    menurut sayaergonomi suatu proses kerja harus direncanakan dengan baik dan sistematis. Pendekatan egronomi berdasarkan pada pendekatan kuratif dan konseptual yang dirancang sedemikian rupa hingga menghasilkan konsep egronomi yang khas sesuai dengan jenis kegiatan secara efektif dan efisien, untuk menghindari PAK, KAK, kecacatan, dan kematian pada pekerja, dan meningkatkan produktifitas.

    BalasHapus
  21. Nama : Henny puspa
    NPM : 15410038P

    Permasalahan yang berkaitan dengan faktor ergonomi umumnya disebabkan oleh adanya ketidaksesuaian antara pekerja dan lingkungan kerja secara menyeluruh.bPenerapan ergonomi dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu:
    1) Pendekatan Kuratif
    Dilakukan pada suatu proses yang sudah atau sedang berlangsung. Kegiatannya berupa intervensi, perbaikan, atau modifikasi proses yang sedang atau sudah berjalan. Sasaran kegiatan ini adalah kondisi kerja dan lingkungan kerja dan dalam pelaksanaannya harus melibatkan pekerja yang terkait dengan proses kerja yang sedang berlangsung.
    2) Pendekatan Konseptual
    Dikenal sebagai pendekatan sistem dan akan sangat efektif dan efisien bila dilakukan pada saat perencanaan. Bila berkaitan dengan teknologi, maka sejak proses pemilihan dan alih teknologi, prinsip-prinsip ergonomi sudah sewajarnya dimanfaatkan bersama-sama dengan kajian lain yang juga perlu, seperti kajian teknis, ekonomi, sosial budaya, hemat energi dan melestarikan lingkungan. Pendekatan ergonomi secara konseptual dilakukan sejak awal perencanaan dengan mengetahui kemampuan adaptasi pekerja sehingga dalam proses kerja selanjutnya, pekerja berada dalam batas kemampuan yang dimiliki.

    BalasHapus
  22. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  23. DWI RESTALIA
    15410031P
    Hadir Pak...

    Bagaimanakah pendapat saudara tentang pendekatan ergonomi, setelah saudara melihat slide tersebut?
    Ergonomi adalah suatu cabang ilmu yang memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia dalam rangka membuat sistem kerja yang ENASE (efektif, nyaman, aman, sehat dan efisien).
    Menurut definisi tadi prinsip dasar dalam ergonomi ialah menyesuaikan manusia dengan pekerjaannya. Kalau hal itu tidak dapat dipenuhi barulah menyesuaikan pekerjaan dengan manusianya. Manusia bukan hanya harus mendapatkan pekerjaan, tetapi pekerjaan yang diperoleh itu harus mampu memelihara harkat dan harga dirinya sebagai manusia. Dengan lain kata pekerjaannya harus manusiawi. Di dalamnya terkandung pengertian adanya jaminan keselamatan, keamanan dan kenyamanan selama bekerja kurang lebih 8 jam sehari dan sepanjang hayat dikandung badan.
    Ergonomi sebagai suatu cabang ilmu akan sangat bermanfaat bagi manusia bekerja, di mana saja dan kapan saja. Ergonomi dipergunakan oleh setiap manusia bekerja. Ergonomi sebagai suatu pendekatan yang memungkinkan manusia bekerja secara optimal dan efisien. Apakah ia bekerja di pagi sampai siang, sore dan malam hari. Bekerja di permukaan bumi, bawah laut, di bawah tanah atau di udara sekalipun. Jenis tugasnya dapat dilaksanakan secara invidual, atau berkelompok, pekerjaan ringan, sedang, dan berat; di situlah ergonomi akan berperan.
    Penerapan ergonomi dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu:
    Pendekatan Kuratif
    Dilakukan pada suatu proses yang sudah atau sedang berlangsung. Kegiatannya berupa intervensi, perbaikan, atau modifikasi proses yang sedang atau sudah berjalan. Sasaran kegiatan ini adalah kondisi kerja dan lingkungan kerja dan dalam pelaksanaannya harus melibatkan pekerja yang terkait dengan proses kerja yang sedang berlangsung.
    Pendekatan Konseptual
    Dikenal sebagai pendekatan sistem dan akan sangat efektif dan efisien bila dilakukan pada saat perencanaan. Bila berkaitan dengan teknologi, maka sejak proses pemilihan dan alih teknologi, prinsip-prinsip ergonomi sudah sewajarnya dimanfaatkan bersama-sama dengan kajian lain yang juga perlu, seperti kajian teknis, ekonomi, sosial budaya, hemat energi dan melestarikan lingkungan.
    Pendekatan Ergonomik itu sendiri terdapat beberapa aplikasi/ penerapannya,yaitu :
    -Posisi Kerja terdiri dari posisi duduk dan posisi berdiri, posisi duduk dimana kaki tidak terbebani dengan berat tubuh dan posisi stabil selama bekerja.
    -Proses Kerja : Para pekerja dapat menjangkau peralatan kerja sesuai dengan posisi waktu bekerja dan sesuai dengan ukuran anthropometrinya.
    -Tata letak tempat kerja : Display harus jelas terlihat pada waktu melakukan aktivitas kerja. Sedangkan simbol yang berlaku secara internasional lebih banyak digunakan daripada kata-kata.
    -Mengangkat beban : Bermacam-macam cara dalam mengangkat beban yakni, dengan kepala, bahu, tangan, punggung dsb.

    BalasHapus
  24. DWI RESTALIA
    15410031P
    Hadir Pak...

    Bagaimanakah pendapat saudara tentang pendekatan ergonomi, setelah saudara melihat slide tersebut?
    Ergonomi adalah suatu cabang ilmu yang memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia dalam rangka membuat sistem kerja yang ENASE (efektif, nyaman, aman, sehat dan efisien).
    Menurut definisi tadi prinsip dasar dalam ergonomi ialah menyesuaikan manusia dengan pekerjaannya. Kalau hal itu tidak dapat dipenuhi barulah menyesuaikan pekerjaan dengan manusianya. Manusia bukan hanya harus mendapatkan pekerjaan, tetapi pekerjaan yang diperoleh itu harus mampu memelihara harkat dan harga dirinya sebagai manusia. Dengan lain kata pekerjaannya harus manusiawi. Di dalamnya terkandung pengertian adanya jaminan keselamatan, keamanan dan kenyamanan selama bekerja kurang lebih 8 jam sehari dan sepanjang hayat dikandung badan.
    Ergonomi sebagai suatu cabang ilmu akan sangat bermanfaat bagi manusia bekerja, di mana saja dan kapan saja. Ergonomi dipergunakan oleh setiap manusia bekerja. Ergonomi sebagai suatu pendekatan yang memungkinkan manusia bekerja secara optimal dan efisien. Apakah ia bekerja di pagi sampai siang, sore dan malam hari. Bekerja di permukaan bumi, bawah laut, di bawah tanah atau di udara sekalipun. Jenis tugasnya dapat dilaksanakan secara invidual, atau berkelompok, pekerjaan ringan, sedang, dan berat; di situlah ergonomi akan berperan.
    Penerapan ergonomi dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu:
    Pendekatan Kuratif
    Dilakukan pada suatu proses yang sudah atau sedang berlangsung. Kegiatannya berupa intervensi, perbaikan, atau modifikasi proses yang sedang atau sudah berjalan. Sasaran kegiatan ini adalah kondisi kerja dan lingkungan kerja dan dalam pelaksanaannya harus melibatkan pekerja yang terkait dengan proses kerja yang sedang berlangsung.
    Pendekatan Konseptual
    Dikenal sebagai pendekatan sistem dan akan sangat efektif dan efisien bila dilakukan pada saat perencanaan. Bila berkaitan dengan teknologi, maka sejak proses pemilihan dan alih teknologi, prinsip-prinsip ergonomi sudah sewajarnya dimanfaatkan bersama-sama dengan kajian lain yang juga perlu, seperti kajian teknis, ekonomi, sosial budaya, hemat energi dan melestarikan lingkungan.
    Pendekatan Ergonomik itu sendiri terdapat beberapa aplikasi/ penerapannya,yaitu :
    -Posisi Kerja terdiri dari posisi duduk dan posisi berdiri, posisi duduk dimana kaki tidak terbebani dengan berat tubuh dan posisi stabil selama bekerja.
    -Proses Kerja : Para pekerja dapat menjangkau peralatan kerja sesuai dengan posisi waktu bekerja dan sesuai dengan ukuran anthropometrinya.
    -Tata letak tempat kerja : Display harus jelas terlihat pada waktu melakukan aktivitas kerja. Sedangkan simbol yang berlaku secara internasional lebih banyak digunakan daripada kata-kata.
    -Mengangkat beban : Bermacam-macam cara dalam mengangkat beban yakni, dengan kepala, bahu, tangan, punggung dsb.

    BalasHapus
  25. Muhamad Roni
    15410052P
    Pendekatan ergonomik merupakan suatu pendekatan yg berdasarkan dengan aturan, dengan ruang lingkup penerapan berupa manusia, alat kerja, dan tempat kerja dimana dilakukan penyesuaian alat dengan manusia, pencegahan kelelahan, pengorganisasian kerja, dan menimbulkan lingkungan kerja yang aman.

    Pendekatan penerapan ergonomi dilakukan dengan pendekatan kuratif dan pendekatan konseptual. Pendekatan kuratif dilakukan pada suatu proses yang sudah atau sedang berlangsung sedangkan pendekatan konseptual merupakan pendektan terhadap sistem yang efektif dan efisien yang berkaitan dengan teknologi

    BalasHapus
  26. Nama : Putriana
    NPM : 15410057P

    Bagaimanakah pendapat saudara tentang pendekatan ergonomi, setelah saudara melihat slide tersebut?
    dari slide tersebut menggambarkan bahwa ergonomi merupakan landasan dasar atau fundamental bagi manusia dalam meningkatkan kinerja, maupun dalam kehidupan sehari hari di semua bidang kehidupan, sehingga di ergonomi manusia ditempatkan sebagai sosok yang alamiah dan manusiawi dimana manusia diharapkan memberikan kualitas kinerja dengan memperhatikan kemampuan dan keterbatasannya, sehingga dalam pendekatan ergonomi merupakan pendekatan atau interaksi antara manusia dengan sistem yang sudah ada dengan berbagai kondisi untuk menciptakan atau meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja.

    BalasHapus
  27. Nama : Sintya Pramita
    NPM : 15410067P

    Pendekatan ergonomi merupakan suatu pendekatan yang berhubungan antara manusia dengan dan elemen-elemen lain dalam suatu sistem dan pekerjaan yang mengaplikasikan teori, prinsip, data dan metode untuk merancang suatu sistem yang optimal, dilihat dari sisi manusia dan kinerjanya

    BalasHapus
  28. Siska Aulia Sari
    15410068P
    Menurut pendapat saya ilmu ergonomi telah mempertimbangkan dan memperhitungkan setiap sisi keselamatan dan kesehatan kerja baik dari sisi manusia, pekerjaan dan alat yang mendukung proses pekerjaan tersebut.
    Dalam ergonomi terdapat kesesuaian antara pekerja dalam hal anatomi tubuh berupa posisi tubuh saat bekerja apakah di dalam ruangan atau di luar ruangan, apakah dalam posisi duduk atau posisi berdiri serta ruangan tempat kerja. Ergonomi mengatur teknik dalam menyelesaikan pekerjaan dengan mempertimbangkan jenis kelamin, sifat dan kebiasaan pekerja. Selain itu ergonomi juga memperhatikan keselarasan aspek sosiologi pekerja sehingga beban kerja, kapasitas kerja dan beban tambahan sesuai dengan kemampuan pekerja sehingga diperoleh rasa aman, nyaman dan sehat serta produktif.
    Jika ergonomi diterapkan dalam pekerjaan, maka pekerja dapat terhindar dari penyakit akibat kerja dan kecelakaan akibat kerja.

    BalasHapus
  29. Nama: Tuwuh Rahayu
    NPM: 15410018P
    Hadir Pak.....
    Pendekatan Ergonomik adalah suatu cara penyesuaian antara pekerja, proses kerja dan lingkungankerja.
    Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas kerja yang baik dan dapat mengurangi dampak kemungkinan bahaya/resiko terjadinya kecelakaan akibat kerja, Penyakit Akibat Kerja yang dapat menyebabkan kecacatan atau kematian sehingga pekerja merasa aman dan nyaman,
    tujuan utama yaitu meningkatkan efektifitas dan efisiensi pekerjaan dan aktifitas-aktifitas lainnya serta meningkatkan nilai-nilai tertentu yang diinginkan dari pekerjaan tersebut, termasuk memperbaiki keamanan, mengurangi kelelahan dan stres, meningkatkan kenyamanan, penerimaan pengguna yang besar dan memperbaiki kualitas hidup.

    BalasHapus
  30. Pendekatan ergonomik merupakan suatu pendekatan yg berdasarkan dengan aturan, dengan ruang lingkup penerapan berupa manusia, alat kerja, dan tempat kerja dimana dilakukan penyesuaian alat dengan manusia, pencegahan kelelahan, pengorganisasian kerja, dan menimbulkan lingkungan kerja yang aman.

    Pendekatan ergonomik berkaitan erat dengan

    (1) permasalahan-permasalahan yang menyangkut dinamika aliran material yang terjadi di lantai produksi dengan prinsip-prinsip yang terjadi pada saat proses transformasi/proses nilai tambah dan aliran material yang berlangsung dalam sistem produksi yang terus berkelanjutan sampai meningkat ke persoalan aliran distribusi dari produk akhir (output) menuju ke konsumen.

    (2) dinamika aliran informasi yang diperlukan dalam proses pengambilan keputusan manajemen khususnya dalam skala operasional,

    (3) berkaitan dengan persoalan-persoalan yang bersifat makro-strategis, yaitu pada persoalan sistem

    BalasHapus
  31. Nama: mutia santika putri
    NPM : 15410054P
    Hadir ..

    Ergonomi yang berasal dari aturan dan kerja yang berarti ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara manusia, pekerjaan serta lingkungan tempat bekerja dengan cara pendekatan kuratif dan konseptual yang bertujuan mencegah PAK,KAK bahkan kecacatan dan kematian sehingga pekerja dapat bekerja dengan aman dan nyaman dan produktifitaspun dapat meningkat.

    BalasHapus
  32. Kiki Karlina
    15410041P

    Pendekatan ergonomi adalah permasalahan yang berkaitan oleh adanya ketidaksesuaian antara pekerja dan lingkungan kerja secara menyeluruh.
    Penerapan ergonomi dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu:
    a. Pendekatan Kuratif
    Dilakukan pada suatu proses yang sudah atau sedang berlangsung. Kegiatannya berupa intervensi, perbaikan, atau modifikasi proses yang sedang atau sudah berjalan.
    b. Pendekatan Konseptual
    Pendekatan konseptual yaitu pendekatan ergonomi yang di lakukan sejak awal perencanaan dengan mengetahui kemampuan adaptasi pekerja sehingga dalam proses kerja selanjutnya, pekerja berada dalam batas kemampuan yang dimiliki.

    BalasHapus
  33. riski aryanti
    15410059p

    Ergonomi suatu proses kerja harus direncanakan dengan baik dan sistematis. Pendekatan egronomi berdasarkan pada pendekatan kuratif dan konseptual yang dirancang sedemikian rupa hingga menghasilkan konsep egronomi yang khas sesuai dengan jenis kegiatan secara efektif dan efisien, untuk menghindari PAK, KAK, kecacatan, dan kematian pada pekerja, dan meningkatkan produktifitas yang lebih optimal

    BalasHapus
  34. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  35. Eka Indriyani
    15410032P

    Pendekatan egronomi adalah aplikasi informasi mengenai keterbatasan-keterbatasan manusia, kemampuan, karakteristik tingkah laku dan motivasi untuk merancang prosedur dan lingkungan tempat aktivitas manusia tersebut sehari-hari.
    Dalam aplikasinya ditempuh pendekatan konseptual dan kuratif. Pendekatan Konseptual dilakukan sejak disain, sedang pendekatan kuratif berupa perbaikan dari kondisi kerja dan lingkungan yang sudah ada, biasanya terjadi ditempat kerja. Yang menderita dari tidak dilakukannya pendekatan ini ialah pemakai / tenaga kerja sendiri/ ‘users’ secara langsung dan perusahaan secara tidak langsung.

    BalasHapus
  36. Nama :Dian Sandrawati
    NPM :15410029P
    Hadir

    Bagaimanakah pendapat saudara tentang pendekatan ergonomi, setelah saudara melihat slide tersebut?
    Ergonomi adalah suatu cabang ilmu yang memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia dalam rangka membuat sistem kerja yang ENASE (efektif, nyaman, aman, sehat dan efisien).
    Menurut definisi tadi prinsip dasar dalam ergonomi ialah menyesuaikan manusia dengan pekerjaannya. Kalau hal itu tidak dapat dipenuhi barulah menyesuaikan pekerjaan dengan manusianya. Manusia bukan hanya harus mendapatkan pekerjaan, tetapi pekerjaan yang diperoleh itu harus mampu memelihara harkat dan harga dirinya sebagai manusia. Dengan lain kata pekerjaannya harus manusiawi. Di dalamnya terkandung pengertian adanya jaminan keselamatan, keamanan dan kenyamanan selama bekerja kurang lebih 8 jam sehari dan sepanjang hayat dikandung badan.
    Ergonomi sebagai suatu cabang ilmu akan sangat bermanfaat bagi manusia bekerja, di mana saja dan kapan saja. Ergonomi dipergunakan oleh setiap manusia bekerja. Ergonomi sebagai suatu pendekatan yang memungkinkan manusia bekerja secara optimal dan efisien. Apakah ia bekerja di pagi sampai siang, sore dan malam hari. Bekerja di permukaan bumi, bawah laut, di bawah tanah atau di udara sekalipun. Jenis tugasnya dapat dilaksanakan secara invidual, atau berkelompok, pekerjaan ringan, sedang, dan berat; di situlah ergonomi akan berperan.
    Penerapan ergonomi dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu:
    Pendekatan Kuratif
    Dilakukan pada suatu proses yang sudah atau sedang berlangsung. Kegiatannya berupa intervensi, perbaikan, atau modifikasi proses yang sedang atau sudah berjalan. Sasaran kegiatan ini adalah kondisi kerja dan lingkungan kerja dan dalam pelaksanaannya harus melibatkan pekerja yang terkait dengan proses kerja yang sedang berlangsung.
    Pendekatan Konseptual
    Dikenal sebagai pendekatan sistem dan akan sangat efektif dan efisien bila dilakukan pada saat perencanaan. Bila berkaitan dengan teknologi, maka sejak proses pemilihan dan alih teknologi, prinsip-prinsip ergonomi sudah sewajarnya dimanfaatkan bersama-sama dengan kajian lain yang juga perlu, seperti kajian teknis, ekonomi, sosial budaya, hemat energi dan melestarikan lingkungan.
    Pendekatan Ergonomik itu sendiri terdapat beberapa aplikasi/ penerapannya,yaitu :
    -Posisi Kerja terdiri dari posisi duduk dan posisi berdiri, posisi duduk dimana kaki tidak terbebani dengan berat tubuh dan posisi stabil selama bekerja.
    -Proses Kerja : Para pekerja dapat menjangkau peralatan kerja sesuai dengan posisi waktu bekerja dan sesuai dengan ukuran anthropometrinya.
    -Tata letak tempat kerja : Display harus jelas terlihat pada waktu melakukan aktivitas kerja. Sedangkan simbol yang berlaku secara internasional lebih banyak digunakan daripada kata-kata.
    -Mengangkat beban : Bermacam-macam cara dalam mengangkat beban yakni, dengan kepala, bahu, tangan, punggung dsb.

    BalasHapus
  37. Zakiah Putri Lestari
    NPM 15410077P

    Ergonomi merupakan suatu proses kerja harus direncanakan dengan baik dan sistematis. Pendekatan egronomi berdasarkan pada pendekatan kuratif dan konseptual yang dirancang sedemikian rupa hingga menghasilkan konsep egronomi yang khas sesuai dengan jenis kegiatan secara efektif dan efisien, untuk menghindari PAK, KAK, kecacatan, dan kematian pada pekerja, dan meningkatkan produktifitas yang lebih optimal.

    BalasHapus
  38. nama : jeldiana ilham septaria
    npm : 15410039P

    Pendekatan ergonomi merupakan aplikasi informasi mengenai keterbatasan-keterbatasan manusia, kemampuan, karakteristik tingkah laku dan motivasi untuk merancang prosedur dan lingkungan tempat aktivitas manusia tersebut sehari-hari. Fokus utama ergonomi adalah mempertimbangkan manusia dalam perancangan benda kerja, prosedur kerja, dan lingkungan kerja. Fokus ergonomi adalah interaksi manusia dengan produk, peralatan, fasilitas, lingkungan dan prosedur dari pekerjaan dan kehidupan sehari-harinya. Ergonomi lebih ditekankan pada faktor manusianya dibandingkan ilmu teknik yang lebih menekankan pada faktor-faktor nonteknis. Ergonomi mempunyai dua tujuan utama yaitu meningkatkan efektifitas dan efisiensi pekerjaan dan aktifitas-aktifitas lainnya serta meningkatkan nilai-nilai tertentu yang diinginkan dari pekerjaan tersebut, termasuk memperbaiki keamanan, mengurangi kelelahan dan stres, meningkatkan kenyamanan, penerimaan pengguna yang besar dan memperbaiki kualitas hidup. Pendekatan utama mencakup aplikasi sistematik dari informasi yang relevan tentang kemampuan, keterbatasan, karakteristik, perilaku dan motivasi manusia terhadap desain produk dan prosedur yang digunakan serta lingkungan tempat menggunakannya.

    BalasHapus
  39. Ahmad Malikus Soleh
    NPM 15410019P

    Pendekatan egronomi adl aplikasi informasi mengenai keterbatasan-keterbatasan manusia, kemampuan, karakteristik tingkah laku dan motivasi untuk merancang prosedur dan lingkungan tempat aktivitas manusia tersebut sehari-hari. Suatu pendekatan yg berdasarkan pendekatan kuratif dan konseptual, mengarahkan kepada tingkat produktifitas.

    BalasHapus
  40. Retno Rahayu
    NPM 15410058P

    Pendekatan egronomi adalah aplikasi informasi mengenai keterbatasan-keterbatasan manusia, kemampuan, karakteristik tingkah laku dan motivasi untuk merancang prosedur dan lingkungan tempat aktivitas manusia tersebut sehari-hari. Suatu pendekatan yg berdasarkan pendekatan kuratif dan konseptual, mengarahkan kepada tingkat produktifitas. Dengan pendekatan ergonomic mencegah terjadinya PAK, KAK, Kecacatan & Kematian sehingga pekerja dapat dengan aman dan nyaman untuk meningkatkan produktifitas dan ekonomi.

    BalasHapus
  41. Nama : nawang shandy
    Npm : 15410055p
    Ergonomi merupakan suatu proses kerja harus direncanakan dengan baik dan sistematis. Pendekatan egronomi berdasarkan pada pendekatan kuratif dan konseptual yang dirancang sedemikian rupa hingga menghasilkan konsep egronomi yang khas sesuai dengan jenis kegiatan secara efektif dan efisien, untuk menghindari PAK, KAK, kecacatan, dan kematian pada pekerja, dan meningkatkan produkti

    BalasHapus
  42. Nama : nawang shandy
    Npm : 15410055p
    Ergonomi merupakan suatu proses kerja harus direncanakan dengan baik dan sistematis. Pendekatan egronomi berdasarkan pada pendekatan kuratif dan konseptual yang dirancang sedemikian rupa hingga menghasilkan konsep egronomi yang khas sesuai dengan jenis kegiatan secara efektif dan efisien, untuk menghindari PAK, KAK, kecacatan, dan kematian pada pekerja, dan meningkatkan produkti

    BalasHapus
  43. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  44. Nama: miftakhul istiqomah
    Npm: 15410047

    Ergonomi merupakan suatu proses kerja harus direncanakan dengan baik dan sistematis. Pendekatan egronomi berdasarkan pada pendekatan kuratif dan konseptual yang dirancang sedemikian rupa hingga menghasilkan konsep egronomi yang khas sesuai dengan jenis kegiatan secara efektif dan efisien, untuk menghindari PAK, KAK, kecacatan, dan kematian pada pekerja, dan meningkatkan produktifitas yang lebih optimal.

    BalasHapus
  45. Nama: rita ayu ss
    Npm: 15410060

    Pendekatan egronomi berdasarkan pada pendekatan kuratif dan konseptual yang dirancang sedemikian rupa hingga menghasilkan konsep egronomi yang khas sesuai dengan jenis kegiatan secara efektif dan efisien, untuk menghindari PAK, KAK, kecacatan, dan kematian pada pekerja, dan meningkatkan produktifitas.

    BalasHapus
  46. Nama: Sukmawati
    NPM :15410071P
    Jawab:
    Pendapat says tentang pendekatan Ergonomic melihat slide diatas : pendekatan ergonomic merupakan aplikasi informasi mengenai keterbatasan-keterbatasan manusia,kemampuan,karakteristik tingkah laku Dan motivasi until merancang prosedur Dan ligkungan tempat aktifitas manusia sehari-hri.
    Merupakan suatu pendekatan yang berdasarkan pendekatan kuratif dankonseptual,mengarah kepada tingkat produktivitas.
    Dengan pendekatan ergonomic mencegah terjadinya PAK,KAK, kecacactan Dan kematian shga pekerja dpt dengan a man Dan nyaman utk meningkatkan produktifitas Dan ekonomi.

    BalasHapus
  47. Humairoh
    15410050P

    Pendekatan egronomi adl aplikasi informasi mengenai keterbatasan-keterbatasan manusia, kemampuan, karakteristik tingkah laku dan motivasi untuk merancang prosedur dan lingkungan tempat aktivitas manusia tersebut sehari-hari. Suatu pendekatan yg berdasarkan pendekatan kuratif dan konseptual, mengarahkan kepada tingkat produktifitas. Dengan pendekatan ergonomic mencegah terjadinya PAK, KAK, Kecacatan & Kematian sehingga pekerja dapat dengan aman dan nyaman untuk meningkatkan produktifitas dan ekonomi.

    BalasHapus
  48. Rochman Aribowo A.
    15410089P

    Pendekatan egronomi adalah aplikasi informasi mengenai keterbatasan-keterbatasan manusia, kemampuan, karakteristik tingkah laku dan motivasi untuk merancang prosedur dan lingkungan tempat aktivitas manusia tersebut sehari-hari.
    Dalam aplikasinya ditempuh pendekatan konseptual dan kuratif. Pendekatan Konseptual dilakukan sejak disain, sedang pendekatan kuratif berupa perbaikan dari kondisi kerja dan lingkungan yang sudah ada, biasanya terjadi ditempat kerja. Yang menderita dari tidak dilakukannya pendekatan ini ialah pemakai / tenaga kerja sendiri/ ‘users’ secara langsung dan perusahaan secara tidak langsung.

    BalasHapus
  49. Nama : Robby Dewan Tanjung
    NPM : 15410061P
    Hadir

    Bagaimanakah pendapat saudara tentang pendekatan ergonomi, setelah saudara melihat slide tersebut?
    Jawaban:
    Ergonomi adalah suatu cabang ilmu yang memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia dalam rangka membuat sistem kerja yang ENASE (efektif, nyaman, aman, sehat dan efisien).
    Menurut definisi tadi prinsip dasar dalam ergonomi ialah menyesuaikan manusia dengan pekerjaannya. Kalau hal itu tidak dapat dipenuhi barulah menyesuaikan pekerjaan dengan manusianya. Manusia bukan hanya harus mendapatkan pekerjaan, tetapi pekerjaan yang diperoleh itu harus mampu memelihara harkat dan harga dirinya sebagai manusia. Dengan lain kata pekerjaannya harus manusiawi. Di dalamnya terkandung pengertian adanya jaminan keselamatan, keamanan dan kenyamanan selama bekerja kurang lebih 8 jam sehari dan sepanjang hayat dikandung badan.
    Ergonomi sebagai suatu cabang ilmu akan sangat bermanfaat bagi manusia bekerja, di mana saja dan kapan saja. Ergonomi dipergunakan oleh setiap manusia bekerja. Ergonomi sebagai suatu pendekatan yang memungkinkan manusia bekerja secara optimal dan efisien. Apakah ia bekerja di pagi sampai siang, sore dan malam hari. Bekerja di permukaan bumi, bawah laut, di bawah tanah atau di udara sekalipun. Jenis tugasnya dapat dilaksanakan secara invidual, atau berkelompok, pekerjaan ringan, sedang, dan berat; di situlah ergonomi akan berperan.
    Penerapan ergonomi dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu:
    Pendekatan Kuratif
    Dilakukan pada suatu proses yang sudah atau sedang berlangsung. Kegiatannya berupa intervensi, perbaikan, atau modifikasi proses yang sedang atau sudah berjalan. Sasaran kegiatan ini adalah kondisi kerja dan lingkungan kerja dan dalam pelaksanaannya harus melibatkan pekerja yang terkait dengan proses kerja yang sedang berlangsung.
    Pendekatan Konseptual
    Dikenal sebagai pendekatan sistem dan akan sangat efektif dan efisien bila dilakukan pada saat perencanaan. Bila berkaitan dengan teknologi, maka sejak proses pemilihan dan alih teknologi, prinsip-prinsip ergonomi sudah sewajarnya dimanfaatkan bersama-sama dengan kajian lain yang juga perlu, seperti kajian teknis, ekonomi, sosial budaya, hemat energi dan melestarikan lingkungan.
    Pendekatan Ergonomik itu sendiri terdapat beberapa aplikasi/ penerapannya,yaitu :
    -Posisi Kerja terdiri dari posisi duduk dan posisi berdiri, posisi duduk dimana kaki tidak terbebani dengan berat tubuh dan posisi stabil selama bekerja.
    -Proses Kerja : Para pekerja dapat menjangkau peralatan kerja sesuai dengan posisi waktu bekerja dan sesuai dengan ukuran anthropometrinya.
    -Tata letak tempat kerja : Display harus jelas terlihat pada waktu melakukan aktivitas kerja. Sedangkan simbol yang berlaku secara internasional lebih banyak digunakan daripada kata-kata.
    -Mengangkat beban : Bermacam-macam cara dalam mengangkat beban yakni, dengan kepala, bahu, tangan, punggung dsb.

    BalasHapus
  50. Nama : Henny Puspa
    NPM : 15410038P

    Nama : Henny puspa
    NPM : 15410038P

    Permasalahan yang berkaitan dengan faktor ergonomi umumnya disebabkan oleh adanya ketidaksesuaian antara pekerja dan lingkungan kerja secara menyeluruh.bPenerapan ergonomi dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu:
    1) Pendekatan Kuratif
    Dilakukan pada suatu proses yang sudah atau sedang berlangsung. Kegiatannya berupa intervensi, perbaikan, atau modifikasi proses yang sedang atau sudah berjalan. Sasaran kegiatan ini adalah kondisi kerja dan lingkungan kerja dan dalam pelaksanaannya harus melibatkan pekerja yang terkait dengan proses kerja yang sedang berlangsung.
    2) Pendekatan Konseptual
    Dikenal sebagai pendekatan sistem dan akan sangat efektif dan efisien bila dilakukan pada saat perencanaan. Bila berkaitan dengan teknologi, maka sejak proses pemilihan dan alih teknologi, prinsip-prinsip ergonomi sudah sewajarnya dimanfaatkan bersama-sama dengan kajian lain yang juga perlu, seperti kajian teknis, ekonomi, sosial budaya, hemat energi dan melestarikan lingkungan. Pendekatan ergonomi secara konseptual dilakukan sejak awal perencanaan dengan mengetahui kemampuan adaptasi pekerja sehingga dalam proses kerja selanjutnya, pekerja berada dalam batas kemampuan yang dimiliki.

    BalasHapus
  51. riski aryanti
    15410059p

    Ergonomi suatu proses kerja harus direncanakan dengan baik dan sistematis. Pendekatan egronomi berdasarkan pada pendekatan kuratif dan konseptual yang dirancang sedemikian rupa hingga menghasilkan konsep egronomi yang khas sesuai dengan jenis kegiatan secara efektif dan efisien, untuk menghindari PAK, KAK, kecacatan, dan kematian pada pekerja, dan meningkatkan produktifitas yang lebih optimal

    BalasHapus
  52. Mitra Aprilia
    154100049P

    Ergonomi suatu proses kerja harus direncanakan dengan baik dan sistematis. Pendekatan egronomi berdasarkan pada pendekatan kuratif dan konseptual yang dirancang sedemikian rupa hingga menghasilkan konsep egronomi yang khas sesuai dengan jenis kegiatan secara efektif dan efisien, untuk menghindari PAK, KAK, kecacatan, dan kematian pada pekerja, dan meningkatkan produktifitas yang lebih optimal

    BalasHapus